Tampilkan postingan dengan label Melihat Desa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Melihat Desa. Tampilkan semua postingan

Selasa, 10 Februari 2026

Bimtek Asesmen Reformasi Kalurahan

 Wonosari,(10/2/2026),Genderang perubahan menuju lebih baik sudah bertalu.

Sederet jadwal program tersusun,lengkap dengan target capaian.

Adalah Asesmen Reformasi Kalurahan.

Sebuah program evaluasi untuk mengukur kapasitas dan kapabilitas penyelnggaraan pemerintahan kalurahan serta pberdayaan masyarakat.



Bertempat di Graha BMT Ummat Wonosari, Selasa 10 Februari 2026 ,enam unsur pelaku program pembangunan di Kalurahan memperoleh pembekalan teknis asesmen dari Dimas Pemberdayaan Masyarakat Kalurahan,Kependudukan dan Pencatatan Sipil DIY.



Berbeda dengan tahun sebelumnya,secara resmi TPP Kabupaten Gunungkidul memperoleh porsi program asesmen.

Diakhir acara,rencana tindak lanjut  disusun bersama yang akan dilaksanakan sinApril 2026.

Sebagai langkah lanjutan,Pemerintah Kapanewon diharapkan menyusun sinergitas tim agar manfaat asesmen segera diketahui Pemerintah Kalurahan untuk evaluasi dan penyusunan  perencanaan Kalurahan.(gunawan aribowo)


Minggu, 08 Februari 2026

 Swot Usaha, bagaimana caranya.?

https://drive.google.com/file/d/1KHtePpQpBU8QFuaQWGrKqZSDDajon6HD/view?usp=drivesdk

 Bagaimana Melakukan Analisa Swot?

https://docs.google.com/spreadsheets/d/1Ov5DvMLzPbo6JBAzDq2jQKtADhYA4U_B/edit?usp=drivesdk&ouid=115339862343607044727&rtpof=true&sd=true

 Ayo Menulis

https://docs.google.com/document/d/1aSewfyeNihz8WEEYWxtSHMQvFRB7ghL5/edit?usp=drivesdk&ouid=115339862343607044727&rtpof=true&sd=true


https://drive.google.com/file/d/1aI8YaFD1H_qOB01l2vnV6yWq1ZRgtMWy/view?usp=drivesdk

 Menilai Kinerja Pamong, Bagaimana Caranya.

https://docs.google.com/spreadsheets/d/1Q1joGWZMmnCfZsX46fz3fUt5n4t4fw39/edit?usp=drivesdk&ouid=115339862343607044727&rtpof=true&sd=true

 Indeks Kepuasan Layanan Publik.

https://docs.google.com/spreadsheets/d/1qW76hC8kWMzXoVO11oJTGH2GPWf6vOrz/edit?usp=drivesdk&ouid=115339862343607044727&rtpof=true&sd=true

 Penyertaan Modal Bumkal.

https://docs.google.com/document/d/16dLcJbQD0aIqlpQCkG7TCIAVYNyhaD-Q/edit?usp=drivesdk&ouid=115339862343607044727&rtpof=true&sd=true

 Kerjasama Pemanfaatan Aset, Bagaimana Perjanjian Dituangkan Dalam Tulisan.

https://docs.google.com/document/d/1IEo2A1BaO2lMklkKbqs1r54MpYRCPks7/edit?usp=drivesdk&ouid=115339862343607044727&rtpof=true&sd=true

 Aktivitas Bamuskal

https://drive.google.com/file/d/1j6C6J2K7rmIGW8fLoY9z4eioeUPjPI60/view?usp=drivesdk

 Aktor Desa.

https://docs.google.com/presentation/d/1p9rmLg8oCxOSpc-ytxep-hXKbnKgpDEy/edit?usp=drivesdk&ouid=115339862343607044727&rtpof=true&sd=true

 Best Practise Dana Desa

https://drive.google.com/drive/folders/1pel4VOx_AnUHtoU3Eepwg1YK4vL7FmA9

 Bagaimana mengelola bumkal.

https://docs.google.com/presentation/d/1BfXTPgk1xUk39yzoM8ycwnpFCseyczxt/edit?usp=drivesdk&ouid=115339862343607044727&rtpof=true&sd=true

 Analisa Usaha 

https://docs.google.com/spreadsheets/d/1x0cZbJw_6Bbvyi-hWrwsxxCiG2CYLMtQ/edit?usp=drivesdk&ouid=115339862343607044727&rtpof=true&sd=true

 Silabus Wisata Desa

Oleh : gunawan aribowo

https://drive.google.com/drive/folders/1hBBBUROaB8OTjQFctGt---ozt6wXrRt9

 Apa Khabar Posyantek

Pemberdayaan masyarakat menjadi solusi yang harus diperhatikan oleh pemerintah guna membantu proses pembangunan bangsaSuatu perubahan yang dibutuhkan oleh masyarakat agar dapat merubah kondisi ekonomisosial mandiri dan memperoleh kesejahteraan hidup. Untuk melakukan pemberdayaan dibutuhkan pihak-pihak yang dapat mendukung proses perbaikan pada masyarakat.

Selain POSYANDU, di desa ada yang namanya POSYANTEK atau Pos Pelayanan Teknologi Tepat Guna adalah lembaga kemasyarakatan berada di tingkat Kecamatan yang berfungsi memberikan pelayanan teknisinformasipromosi dan orientasi tentang Teknologi Tepat Guna (TTG). Dalam peraturan menteri desa no 23 tahun 2017 Teknologi Tepat Guna adalah teknologi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakatdapat menjawab permasalahan masyarakattidak merusak lingkungandapat dimanfaatkan dan dipelihara oleh masyarakat secara mudahserta menghasilkan nilai tambah dari aspek ekonomi dan aspek lingkungan.

Secara umum istilah teknologi tepat guna digunakan di dalam dua wilayah:

· Memanfaatkan teknologi paling efektif untuk menjawab kebutuhan daerah pengembangan.

· Memanfaatkan teknologi yang ramah lingkungan dan ramah sosial.

Posyantek hadir secara resmi pada tahun 1998, dulu namanya posyantekdeskarena untuk efisiensiefektivitas dan sinergitas pembinaanmaka di tingkat kecamatan dibentuk lembaga kemasyarakatan yang disebut Pos Pelayanan Teknologi Tepat Guna (Posyantek) yang bertugas memberikan pelayanan teknisinformasipromosi dan orientasi TTG kepada masyarakat.

Pengembangan dan Penerapan Teknologi Tepat Guna Dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam Desa dimaksudkan sebagai upaya optimalisasi sumber daya alam desamemajukan ekonomi desapenguatan kapabilitas masyarakatdan peningkatan partisipasi masyarakat dengan mendorong pembentukanpengembangan dan penguatan posyantek.

Tugas Posyantek sebagai berikut :

1. Memberikan Pelayanan Teknisinformasidan promosi jenis/spesifikasi TTG.

2. Memfasilitasi pemetaan TTG di Masyarakat.

3. Menjembatani masyarakat sebagai pengguna TTG dengan sumber TTG.

4. Memotivasi penerapan TTG di Masyarakat.

5. Memberikan layanan konsultasidan pendampingan kepada masyarakat dalam penerapan TTG

6. Memfasilitasi penerapan TTG.

Strategi Posyantek adalah :

1. Menyusun Basis Data TTG (Teknologi Tepat Guna) yang ada dan dibutuhkan oleh usaha ekonomi masyarakat

2. Meningkatkan pengetahuan masyarakat

3. Meningkatkan koordinasi dan kerjasama dengan seluruh lembaga dan stakeholder terkait

4. Melakukan inovasi pengembangan TTG sesuai dengan potensi daerah dan sumberdaya lokal

5. Meningkatkan kualitas dan kapasitas pengurus Posyantek

 

Dapat dilihat pada gambar peran posyantekPosyatek diharapkan melakukan pemanfaatan TTG yang optimal harus memenuhi beberapa aspekekonomisteknologikelayakan produksikemanfaatan bagi masyarakattingkat kehandalandllPemberdayaan masyarakat dilakukan secara partisipatifberbasis sumber daya lokalberwawasan lingkungan dan melibatkan masyarakat setempat untuk meningkatkan pertumbuhan perekonomian daerah yang insklusif,berkelanjutan dan semua diatur dalam peraturan menteri desa no 23 tahun 2017. (gunawan aribowo).

 

Jumat, 06 Februari 2026

FORUM BUMKAL KAPANEWON RONGKOP

 Rongkop,_ (07/02/2026)Forum Bumkal Kapanewon Rongkop Gelar Pertemuan ketiga : Membahas   Penilaian Klasifikasi Bumkal

Forum Badan Usaha Milik Kalurahan (BUMKal) Kapanewon Rongkop kembali melaksanakan kegiatan rutinnya yang digelar setiap tiga bulan sekali. Pada kesempatan ini, forum memasuki pertemuan ketiga, yang menjadi bagian penting dalam upaya penguatan tata kelola dan peningkatan kualitas BUMKal di wilayah Kapanewon Rongkop.




Kegiatan forum ini dihadiri oleh pengurus BUMKal dari berbagai kalurahan se-Kapanewon Rongkop, Jawatan Kemakmuran, Pendamping Desa serta pihak-pihak terkait yang berperan dalam pembinaan dan pengawasan BUMKal. Suasana pertemuan berlangsung aktif dan partisipatif, dengan diskusi yang fokus pada peningkatan akuntabilitas dan profesionalisme pengelolaan BUMKal

Penilaian Klasifikasi BUMKal

Pertemuan pada siang hari ini  membahas penilaian klasifikasi BUMKal. Penilaian ini bertujuan untuk mengetahui posisi dan tingkat perkembangan masing-masing BUMKal, sekaligus menjadi dasar dalam penyusunan strategi pengembangan ke depan.

Dengan adanya penilaian klasifikasi, diharapkan BUMKal dapat lebih memahami kekuatan dan kelemahannya, serta terdorong untuk terus meningkatkan kinerja agar mampu memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian kalurahan.

Harapan ke Depan

Forum BUMKal Kapanewon Rongkop diharapkan terus menjadi wadah koordinasi, evaluasi, dan sinergi antar-BUMKal. Kegiatan rutin tiga bulanan ini tidak hanya memperkuat jaringan antar pengelola BUMKal, tetapi juga mendorong terciptanya pengelolaan usaha desa yang transparan, akuntabel, dan berkelanjutan.

Dengan semangat kebersamaan dan komitmen yang kuat, BUMDes di Kapanewon Rongkop diharapkan mampu berkembang lebih maju dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat kalurahan. (Asristya Hardiyanti)

Kamis, 05 Februari 2026

Galeri Pemberdayaan

 







Cara Evaluasi RKPKalurahan

 Format 1 : Lembar Kerja Evaluasi atas Rancangan Peraturan Kalurahan tentang RKP Kalurahan 

 

LEMBAR KERJA EVALUASI RKP KALURAHAN

 

Kalurahan : ………………….

Kapanewon : ………………….

Kabupaten : Gunungkidul

 

No.

Aspek Evaluasi

Kesesuaian

Alat Verifikasi

Keterangan

Ya

Tidak

1

Aspek Legalitas dan Administratif

1.1

Apakah semua dokumen pra syarat evaluasi telah diterima dari kalurahan secara lengkap.

 

 

Check list dokumen yang telah disampaikan oleh Pemkal/Buku Ekspedisi/ Surat Pengantar/ Bukti Kirim

Dokumen yang disampaikan oleh Pemerintah Kalurahan meliputi: 

a) Surat Pengantar Lurah tentang Permohonan Evaluasi;

b) Rancangan Peraturan Kalurahan tentang RKP Kalurahan yang telah disepakati bersama Bamuskal; atau 

c) Rancangan Peraturan Kalurahan tentang Perubahan RKP Kalurahan yang telah disepakati bersama Bamuskal. 

d) Rancangan Peraturan Lurah tentang Penjabaran RKP Kalurahan; 

e) Peraturan Kalurahan tentang RKP Kalurahan tahun berkenaan; 

f) Berita Acara hasil musyawarah Bamuskal;dan 

g) Dokumen pendukung lainnya antara lain ; Peraturan Kalurahan tentang Pembentukan Dana Cadangan, Peraturan Kalurahan tentang Pendirian BUM Kalurahan, Peraturan Kalurahan tentang Pengelolaan Kekayaan/aset Kalurahan, Peraturan Kalurahan tentang Penyertaan Modal, Peraturan Lurah tentang Pakaian Kerja Kalurahan, dan dokumen lainnya yang terkait dasar penganggaran dalam RKP Kalurahan.

1.2

Apakah pengajuan rancangan Perkal ttg RKP Kalurahan dilakukan tepat waktu.

 

 

1. Surat Pengantar/ Bukti Pengiriman/ Bukti Ekspedisi.

2. BA hasil musyawarah Bamuskal/ Kesepakatan Bersama Lurah dan Bamuskal

 

Rancangan Perkal tentang RKP Kalurahan atau Rancangan Perkal tentang Perubahan RKP Kalurahan disampaikan kepada Panewu untuk dievaluasi paling lama 3 hari setelah disepakati bersama Lurah dan Bamuskal.

1.3

Apakah Bamuskal telah menyepakati rancangan Perkal tentang RKP Kalurahan 

 

 

1. BA Kesepakatan Bersama/ BA musyawarah lurah dan Bamuskal.

2. Undangan, Daftar Hadir dan Notulen Musyawarah.

Fungsi Bamuskal untuk membahas dan mecermati dan menyepakati rancangan perkal.

1.4

Apakah yang teranggarkan dalam rancangan RKP Kalurahan telah ada dasar hukumnya 

 

 

Peraturan Menteri, Pergub, Perbup, Perkal dan atau Perlur yg memuat subtansi.

Regulasi tingkat Kementrian, Propinsi, Kabupaten dan Kalurahan yang memuat substansu kebijakan penganggarannya.

Kesimpulan pencermatan dari aspek legalitas dan Administratif :

………………………………………………………………………………………………………………….

………………………………………………………………………………………………………………….

………………………………………………………………………………………………………………….

………………………………………………………………………………………………………………….

………………………………………………………………………………………………………………….

………………………………………………………………………………………………………………….

………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………

 

 

No.

Aspek Evaluasi

Kesesuaian

Alat Verifikasi

Keterangan

Ya

Tidak

 

 

2

Aspek Kesesuaian Prioritas dan Substansi Anggaran

2.1

Apakah rancangan perkal RKPKal  disusun mendasarkan pada RPJMkal  atau Perubahan RPJMKal.

 

 

- Perkal RPJMKal

- Perubahan RPJMKal

 

2.2

Apakah penempatan kelompok pendapatan telah sesuai dgn peraturan yang ada    

 

 

SE Bupati Pedoman penyusunan Perubahan RPJMKal dan RKPKal 

- rancangan Perkal RKPKal

Kelompok pendapatan :

- PAKal

- Pendapatan Transfer

- Pendapatan Lain-lain

2.3

Apakah estimasi pendapatan rasional dan realistis

 

 

- data tren pendapatan kalurahan dan realisasinya

 

2.4

Apakah estimasi Pendapatan Kalurahan yang bersumber dari Pendapatan Asli Kalurahan realistis dan sah.

 

 

 

 

2.5

Apakah estimasi Pendapatan Kalurahan yang bersumber dari Dana Transfer rasional dan realistis

 

 

 

 

2.6

Apakah penempatan pos Belanja telah sesuai dengan peraturan perundang-undangan

 

 

 

 

2.7

Apakah semua kegiatan Belanja Kalurahan telah sesuai dengan kewenangan kalurahan

 

 

 

 

2.8

Adakah kegiatan yang dilakukan lebih dari 1 (satu) tahun anggaran (multiyears)

 

 

 

 

2.9

Apakah Belanja Kalurahan yang ditetapkan dalam RKP Kalurahan paling banyak 30% dipergunakan untuk:

1. penghasilan tetap dan tunjangan Lurah dan Pamong kalurahan;

2. tunjangan dan

operasional Bamuskal.

 

 

 

 

2.10

Apakah penghasilan tetap dan tunjangan Lurah dan Pamong kalurahan telah sesuai dengan ketentuan.

 

 

 

 

2.11

Apakah operasional Bamuskal, serta insentif/operasional RT/RW telah dianggarkan.

 

 

 

 

2.12

Apakah iuran BPJS Naker Bamuskal dan RT/RW dianggarka

 

 

 

 

2.13

Apakah output kegiatan rasional dan terukur

 

 

 

 

2.14

Apakah program/ kegiatan bersumber Dana Desa telah dianggarkan sesuai dengan prioritas penggunaan Dana Desa.

 

 

 

 

2.15

Apakah persentase kegiatan ketahanan pangan telah terpenuhi

 

 

 

 

2.16

Apakah telah menganggarkan kegiatan PKTD

 

 

 

 

2.17

Apakah RAB Kegiatan telah disusun sesuai ketentuan.

 

 

 

- Belanja Modal

- Belanja Barang/ jasa

 

 

Apakah penganggaran telah sesuai SHBJ

 

 

 

 

2.18

Apakah penempatan pos Pembiayaan telah sesuai dengan peraturan

 

 

 

 

2.19

Apakah ada pos Pengeluaran Pembiayaan untuk Pembentukan Dana Cadangan

 

 

 

 

2.20

Apakah Pembentukan Dana Cadangan telah ditetapkan dengan Peraturan Kalurahan

 

 

 

 

2.21

Apakah ada pos Pengeluaran Pembiayaan untuk Penyertaan Modal pada BUM Kalurahan

 

 

 

 

2.22

Apakah Penyertaan Modal pada BUM Kalurahan telah sesuai dengan peraturan perundang- undangan dan ditetapkan melalui Peraturan Kalurahan dan memenuhi nilai kelayakan usaha

 

 

 

 

2.23

Apakah pos Penerimaan Pembiayaan dalam RKP Kalurahan atau Perubahan RKP Kalurahan terdapat Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SilPA) tahun anggaran sebelumnya

 

 

 

 

2.24

Apakah SiLPA yang teranggarkan sumber dananya telah sesuai sumber dana awalnya

 

 

 

 

2.25

Apakah Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SilPA) tahun sebelumnya pada evaluasi  RKP Kalurahan telah digunakan seluruhnya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Kesimpulan pencermatan dari aspek kesesuaian prioritas dan substansi anggaran :

………………………………………………………………………………………………………………….

………………………………………………………………………………………………………………….

………………………………………………………………………………………………………………….

………………………………………………………………………………………………………………….

………………………………………………………………………………………………………………

 

 

Evaluasi dilakukan tanggal : .....................

Hasil Evaluasi :

1. Untuk disetujui Panewu

2. Untuk diperbaiki Kalurahan

 

Ketua Tim Evaluasi,

 

 

ttd

 

Nama : ........................

Jabatan : ........................

 

 


Format 2 Keputusan Panewu tentang Hasil Evaluasi Rancangan Peraturan Kalurahan Tentang RKP Kalurahan 

 

PANEWU ....... (Nama Kapanewon)

KABUPATEN GUNUNGKIDUL

KEPUTUSAN PANEWU ..... (Nama Kapanewon)

NOMOR .....TAHUN .....

TENTANG

HASIL EVALUASI RANCANGAN PERATURAN KALURAHAN ........ (Nama Kalurahan) KAPANEWON ........... (Nama Kapanewon) TENTANG RENCANA KERJA PEMERINTAH KALURAHAN ………………… TAHUN ANGGARAN 20xx

PANEWU ……….... (Nama Kapanewon),

Menimbang : a. bahwa berdasarkan ketentuan Pasal 41 ayat (5) Peraturan Bupati Gunungkidul Nomor 61 Tahun 2018 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Desa,  Panewu melakukan evaluasi terhadap Rancangan Peraturan Kalurahan tentang Rencana Kerja Pemerintah Kalurahan……… Tahun Anggaran 20xx dan menetapkan hasil evaluasinya;

b. bahwa berdasarkan ketentuan Pasal … ayat (…) Peraturan Bupati Gunungkidul Nomor …… Tahun 20xx tentang Pedoman Penyusunan dan Pelaksanaan Rencana Kerja Pemerintah Kalurahan Tahun Anggaran 20xx evaluasi terhadap Rancangan Peraturan Kalurahan sebagaimana dimaksud dalam huruf a, ditetapkan dengan Keputusan Panewu;

c. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf a dan huruf b, perlu menetapkan Keputusan Panewu tentang Hasil Evaluasi Rancangan Peraturan Kalurahan …………. Kapanewon ………  Tentang RENCANA KERJA PEMERINTAH KALURAHAN………………… Tahun Anggaran 20xx;

 

Mengingat  : 1. Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa;

2. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi Undang-Undang;

3. Undang-Undang Nomor 123 Tahun 2024 adalah Undang-Undang tentang Kabupaten Gunungkidul di Daerah Istimewa Yogyakarta;

4. Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2014 tentang Peraturan Pelaksana Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2021 tentang Badan Usaha Milik Desa;

5. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 20 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Keuangan Desa;

6. Peraturan Bupati Gunungkidul Nomor 61 Tahun 2018 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Desa sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Bupati Gunungkidul Nomor 51 Tahun 2019 tentang Perubahan Atas Peraturan Bupati Gunungkidul Nomor 61 Tahun 2018 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Desa;

 

MEMUTUSKAN:

 

Menetapkan :

KESATU Hasil Evaluasi Rancangan Peraturan Kalurahan ........ (Nama Kalurahan) tentang ........ (menyesuaikan) sebagaimana tercantum dalam Lampiran yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari Keputusan Panewu ini.

KEDUA Lurah bersama Badan Permusyawaratan Kalurahan agar melakukan penyempurnaan dan penyesuaian terhadap Rancangan Peraturan Kalurahan tentang ........ berdasarkan hasil evaluasi tersebut, paling lambat 7 (tujuh) hari kerja terhitung sejak diterimanya Keputusan ini.

KETIGA Keputusan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.

 

ditetapkan di ...............

pada tanggal .................

Panewu ....., (Nama Kapanewon),

 

 

 

 

 

................................

(Nama) sesuai tata naskah dinas

 

 


LAMPIRAN 

KEPUTUSAN PANEWU ……………

NOMOR ………… TAHUN ………….

TENTANG

HASIL EVALUASI RANCANGAN PERATURAN KALURAHAN ..... KAPANEWON ..... TENTANG RENCANA KERJA PEMERINTAH KALURAHAN………. TAHUN ANGGARAN 2026

 

HASIL EVALUASI RANCANGAN PERATURAN KALURAHAN ………..

TENTANG RENCANA KERJA PEMERINTAH KALURAHAN

TAHUN ANGGARAN 2026

 

No.

Aspek Evaluasi

Kesesuaian

Alat Verifikasi

Keterangan

Ya

Tidak

1

Aspek Legalitas dan Administratif

1.1

Apakah semua dokumen pra syarat evaluasi telah diterima dari kalurahan secara lengkap.

 

 

Check list dokumen yang telah disampaikan oleh Pemkal/Buku Ekspedisi/ Surat Pengantar/ Bukti Kirim

Dokumen yang disampaikan oleh Pemerintah Kalurahan meliputi: 

a) Surat Pengantar Lurah tentang Permohonan Evaluasi;

b) Rancangan Peraturan Kalurahan tentang RKP Kalurahan yang telah disepakati bersama Bamuskal; atau 

c) Rancangan Peraturan Kalurahan tentang Perubahan RKP Kalurahan yang telah disepakati bersama Bamuskal. 

d) Rancangan Peraturan Lurah tentang Penjabaran RKP Kalurahan; 

e) Peraturan Kalurahan tentang RKP Kalurahan tahun berkenaan; 

f) Berita Acara hasil musyawarah Bamuskal;dan 

g) Dokumen pendukung lainnya antara lain ; Peraturan Kalurahan tentang Pembentukan Dana Cadangan, Peraturan Kalurahan tentang Pendirian BUM Kalurahan, Peraturan Kalurahan tentang Pengelolaan Kekayaan/aset Kalurahan, Peraturan Kalurahan tentang Penyertaan Modal, Peraturan Lurah tentang Pakaian Kerja Kalurahan, dan dokumen lainnya yang terkait dasar penganggaran dalam RKP Kalurahan.

1.2

Apakah pengajuan rancangan Perkal ttg RKP Kalurahan  dilakukan tepat waktu.

 

 

1. Surat Pengantar/ Bukti Pengiriman/ Bukti Ekspedisi.

2. BA hasil musyawarah Bamuskal/ Kesepakatan Bersama Lurah dan Bamuskal

 

Rancangan Perkal tentang RKP Kalurahan atau Rancangan Perkal tentang Perubahan RKP Kalurahan disampaikan kepada Panewu untuk dievaluasi paling lama 3 hari setelah disepakati bersama Lurah dan Bamuskal.

1.3

Apakah Bamuskal telah menyepakati rancangan Perkal tentang RKP Kalurahan 

 

 

1. BA Kesepakatan Bersama/ BA musyawarah lurah dan Bamuskal.

2. Undangan, Daftar Hadir dan Notulen Musyawarah.

Fungsi Bamuskal untuk membahas dan mecermati dan menyepakati rancangan perkal.

1.4

Apakah yang teranggarkan dalam rancangan RKP Kalurahan telah ada dasar hukumnya 

 

 

Peraturan Menteri, Pergub, Perbup, Perkal dan atau Perlur yg memuat subtansi.

Regulasi tingkat Kementrian, Propinsi, Kabupaten dan Kalurahan yang memuat substansu kebijakan penganggarannya.

Kesimpulan pencermatan dari aspek legalitas dan Administratif :

………………………………………………………………………………………………………………….

………………………………………………………………………………………………………………….

………………………………………………………………………………………………………………….

………………………………………………………………………………………………………………….

………………………………………………………………………………………………………………….

………………………………………………………………………………………………………………….

………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………dst

 

 

 

 

 

No.

Aspek Evaluasi

Kesesuaian

Alat Verifikasi

Keterangan

Ya

Tidak

 

 

2

Aspek Kesesuaian Prioritas dan Substansi Anggaran

2.1

Apakah rancangan perkal RKPKal disusun mendasarkan pada RPJMKal atau Perubahan RPJMKal.

 

 

- Perkal RPJMKal

- Perubahan RPJMKal

 

2.2

Apakah penempatan kelompok pendapatan telah sesuai dgn peraturan yang ada    

 

 

SE Bupati  Gunungkidul Pedoman penyusunan Perubahan RPJMKal dan RKPKalurahan Tahun 2026

- rancangan Perkal RKPKal

Kelompok pendapatan :

- PAKal

- Pendapatan Transfer

- Pendapatan Lain-lain

2.3

Apakah estimasi pendapatan rasional dan realistis

 

 

- data tren pendapatan kalurahan dan realisasinya

 

2.4

Apakah estimasi Pendapatan Kalurahan yang bersumber dari Pendapatan Asli Kalurahan realistis dan sah.

 

 

 

 

2.5

Apakah estimasi Pendapatan Kalurahan yang bersumber dari Dana Transfer rasional dan realistis

 

 

 

 

2.6

Apakah penempatan pos Belanja telah sesuai dengan peraturan perundang-undangan

 

 

 

 

2.7

Apakah semua kegiatan Belanja Kalurahan telah sesuai dengan kewenangan kalurahan

 

 

 

 

2.8

Adakah kegiatan yang dilakukan lebih dari 1 (satu) tahun anggaran (multiyears)

 

 

 

 

2.9

Apakah Belanja Kalurahan yang ditetapkan dalam RKP Kalurahan paling banyak 30% dipergunakan untuk:

1. penghasilan tetap dan tunjangan Lurah dan Pamong kalurahan;

2. tunjangan dan

operasional Bamuskal.

 

 

 

 

2.10

Apakah penghasilan tetap dan tunjangan Lurah dan Pamong kalurahan telah sesuai dengan ketentuan.

 

 

 

 

2.11

Apakah operasional Bamuskal, serta insentif/operasional RT/RW telah dianggarkan.

 

 

 

 

2.12

Apakah iuran BPJS Naker Bamuskal dan RT/RW dianggarkan

 

 

 

 

2.13

Apakah output kegiatan rasional dan terukur

 

 

 

 

2.14

Apakah program/ kegiatan bersumber Dana Desa telah dianggarkan sesuai dengan prioritas penggunaan Dana Desa.

 

 

 

 

2.15

Apakah persentase kegiatan ketahanan pangan telah terpenuhi

 

 

 

 

2.16

Apakah telah menganggarkan kegiatan PKTD

 

 

 

 

2.17

Apakah RAB Kegiatan telah disusun sesuai ketentuan.

 

 

 

- Belanja Modal

- Belanja Barang/ jasa

 

 

Apakah penganggaran telah sesuai SHBJ

 

 

 

 

2.18

Apakah penempatan pos Pembiayaan telah sesuai dengan peraturan

 

 

 

 

2.19

Apakah ada pos Pengeluaran Pembiayaan untuk Pembentukan Dana Cadangan

 

 

 

 

2.20

Apakah Pembentukan Dana Cadangan telah ditetapkan dengan Peraturan Kalurahan

 

 

 

 

2.21

Apakah ada pos Pengeluaran Pembiayaan untuk Penyertaan Modal pada BUM Kalurahan

 

 

 

 

2.22

Apakah Penyertaan Modal pada BUM Kalurahan telah sesuai dengan peraturan perundang- undangan dan ditetapkan melalui Peraturan Kalurahan dan memenuhi nilai kelayakan usaha

 

 

 

 

2.23

Apakah pos Penerimaan Pembiayaan dalam RKP Kalurahan terdapat Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SilPA) tahun anggaran sebelumnya

 

 

 

 

2.24

Apakah SiLPA yang teranggarkan sumber dananya telah sesuai sumber dana awalnya

 

 

 

 

2.25

Apakah Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SilPA) tahun sebelumnya pada evaluasi Perubahan RKP Kalurahan telah digunakan seluruhnya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Kesimpulan pencermatan dari aspek kesesuaian prioritas dan substansi anggaran :

………………………………………………………………………………………………………………….

………………………………………………………………………………………………………………….

………………………………………………………………………………………………………………….

………………………………………………………………………………………………………………….

………………………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………………

 

 

Panewu ....., (Nama Kapanewon)

 

 

 

 

................................

(Nama) sesuai tata naskah dinas

 

 

 

 

 

 

  TPP Kapanewon Rongkop Monitoring Serapan Dana Desa TA 2026 di Kalurahan Semugih Rongkop, 27 Agustus 2026 — Tim Tenaga Pendamping Profesion...