TPPRongkop(20/04/2026) Pembangunan berbasis keswadayaan adalah konsep pembangunan yang menempatkan masyarakat sebagai aktor utama, bukan sekadar objek. Pendekatan ini menekankan pada kemampuan individu atau kelompok untuk mengendalikan dan mengarahkan hidup mereka sendiri, memanfaatkan potensi lokal (modal sosial), serta mengurangi ketergantungan pada pihak luar.
Poin Penting Pembangunan Berbasis Keswadayaan:
- Partisipatif: Masyarakat terlibat aktif mulai dari perencanaan, pengambilan keputusan, pelaksanaan, hingga pengawasan pembangunan.
- Kemandirian: Mengutamakan penggunaan potensi lokal (swadaya) untuk menjawab kebutuhan masyarakat, sering kali difasilitasi oleh lembaga seperti Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM).
- Penanggulangan Kemiskinan: BKM sering kali berperan sebagai wadah kolektif yang dipercaya warga untuk mengelola program pemberdayaan di wilayahnya.
- Tujuan: Peningkatan kualitas hidup, pendapatan, dan partisipasi warga desa.
- Kunci Keberhasilan: Didukung oleh masyarakat yang aktif, pemerintah lokal yang peduli, dan transparansi/akuntabilitas dalam pengelolaan program.
Diharapkan,kekuatan gotong royong yang dirawat diDesa,mampu mendongkrak cita -cita kesejahteraan(gunawan aribowo)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar